Rawan Karhutla di Kutim, Jimmy Usulkan Helikopter Bom Air dan Fasilitas Penimbah Air Yang Memadai

Anggota DPRD Kutim, Jimmy

Kutai Timur – Kerap terjadi Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di Kutim, maka Anggota DPRD Kutim, Jimmy saran dan usulkan pengadaan helikopter bom air (water bombing) sebagai upaya pemadaman kebakaran.

Mencontoh beberapa negara tetangga seperti Australia, Helikopter yang dia ajukan dapat memadamkan karhutla. Luasnya wilayah Kutim juga menjadi pertimbangan untuk melakukan pengadaan helikopter tersebut.

“Kendaraan pemadaman Karhutla yang dimiliki Kutim saat ini, tidak dapat mengakomodir atau mengakses wilayah yang cukup jauh dalam waktu singkat, seperti Kecamatan Kaubun, Kongbeng hingga Muara Wahau,” kata Jimmy.

Menurut Jimmy, Helikopter tersebut nantinya bisa ditempatkan di kantor Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kutim, seperti halnya di jakarta.

“Karena itu kita butuh satu helikopter di Kutim, seperti di Jakarta dimana satu helikopter tetap siaga di kantor BPBD,” harapnya.

Tidak hanya Helikopter, kata dia, Kutim juga memerlukan fasilitas pendukung yang memadai seperti penimba dan kolam air raksasa untuk menunjang aktivitas kendaraan itu.

“Kolam tersebut bisa berupa bendungan atau memanfaatkan air bekas galian tambang sebagai sumber air yang cukup untuk pemadaman Karhutla,” terang Jimmy.

Ia menutup pendapatnya dengan menjelaskan kesiapan dan langkah strategis untuk menangani Karhutla.

“Dengan adanya Helikopter bom air dan fasilitas penimbah air yang memadai, diharapkan Kabupaten Kutim dapat merespons Karhutla dengan lebih efisien dan efektif, serta meminimalkan kerugian yang ditimbulkan oleh bencana tersebut,” tutupnya.(Adv DPRD Kutim)