Novel Sebut Pedagang Kaki Lima di Trotoar Rugikan Hak Pejalan Kaki

Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kutai Timur, dr. Novel Tyty Paembonan

Sangatta – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kutai Timur, dr. Novel Tyty Paembonan, mengemukakan pandangannya terkait perkembangan Permukiman di Kota Sangatta.

Dr. Novel mencatatkan pemikirannya terhadap kondisi Kota Sangatta, menyoroti beberapa aspek yang masih membutuhkan peningkatan meskipun kota tersebut dianggap sebagai etalase kabupaten.

“Kota Sangatta sebagai etalase kabupaten memberikan persepsi yang signifikan bagi pengunjung, namun masih ada aspek-aspek tertentu yang perlu diperbaiki,” ujar Novel, Senin (20/11/2023).

Kritiknya terutama ditujukan kepada pedagang kaki lima yang beroperasi di atas trotoar, yang dinilainya merugikan hak pejalan kaki.

“Trotoar jalan seharusnya digunakan untuk pejalan kaki, bukan tempat berdagang. Sayangnya, masih banyak pedagang kaki lima yang berjualan di trotoar jalan utama,” paparnya.

Tidak hanya itu, dr. Novel juga memberikan saran kepada para pengusaha untuk menyediakan lahan parkir sendiri guna mengatasi masalah kemacetan.

“Sangat bijak jika pengusaha memiliki lahan parkir sendiri dan menghindari berjualan yang terkait langsung dengan trotoar. Ini akan membantu mengurangi kemacetan, terutama jika mobil-mobil parkir di bahu jalan,” tambahnya.(Adv/DPRD Kaltim)