Samarinda – Ketua Komisi II DPRD Kaltim, Nidya Listiyono, mendorong pelaku usaha di Kaltim untuk memperkuat branding produk demi meningkatkan daya saingnya di pasar global.
Menurutnya, penguatan branding produk merupakan langkah penting dalam menciptakan identitas unik dan citra positif bagi produk dan bisnis.
“Branding produk lokal, terutama yang berasal dari Kaltim, memiliki potensi besar untuk bersaing di pasar global,” ungkapnya.
Nidya menekankan bahwa ini merupakan kunci utama dalam memperkenalkan produk kepada pasar serta membangun kepercayaan pelanggan.
“Branding juga memastikan bahwa merek dagang produk memiliki ciri khas yang membedakannya dari produk lainnya, baik dari segi layanan, desain, maupun pesan yang disampaikan kepada konsumen,” jelasnya pada Senin (30/10/2023).
Menurutnya, pendekatan branding melibatkan aspek-aspek seperti nama, logo, warna, desain, pesan, dan nilai-nilai yang ingin disampaikan kepada konsumen. Tujuannya adalah membangun citra positif, meningkatkan kesadaran dan kepercayaan konsumen, serta memperluas pangsa pasar.
“Dalam era persaingan global yang semakin ketat, branding produk menjadi fondasi utama bagi pertumbuhan bisnis,” tambahnya.
Meskipun menyadari kompleksitas dalam membangun branding produk, Nidya mendorong para pelaku usaha Kaltim, baik dari sektor mikro maupun makro, untuk memahami esensi dari strategi ini.
“Memahami esensi branding produk merupakan langkah awal menuju kesuksesan, karena hal ini menunjukkan pemahaman penjual terhadap apa yang ingin ditawarkan kepada calon pembeli,” paparnya. (Adv)
