Sangatta – Kerja sama dan penyelarasan di antara berbagai dinas pemerintahan menjadi kunci strategis dalam upaya mendukung pengembangan sektor pariwisata Kabupaten Kutai Timur (Kutim) untuk kesejahteraan masyarakat setempat.
Pentingnya koordinasi antar-dinas menjadi sorotan utama pemerintah daerah guna menciptakan pengalaman wisata yang lebih baik dan efisien bagi para pengunjung dan pelaku usaha di bidang pariwisata.
Wakil Ketua Komisi C DPRD Kabupaten Kutai Timur, Jimmy menyampaikan bahwa sinergi antar dinas menjadi kunci utama dalam menyelenggarakan layanan pariwisata yang terpadu.
“Dalam mengembangkan sektor pariwisata, kita perlu melibatkan berbagai dinas untuk menciptakan destinasi yang menarik dan memberikan pengalaman positif bagi wisatawan. Koordinasi dan kolaborasi antar-dinas sangat penting dalam mencapai tujuan ini,” ungkap Jimmy, Kamis (2/11/2023).
Salah satu langkah yang diambil adalah mengoordinasikan upaya peningkatan fasilitas pariwisata, termasuk perbaikan aksesibilitas dan peningkatan kualitas infrastruktur pendukung.
Jimmy menjelaskan, “Aksesibilitas yang baik merupakan faktor kunci dalam meningkatkan daya tarik destinasi pariwisata. Oleh karena itu, kami bekerja sama dengan dinas terkait untuk memastikan bahwa infrastruktur pendukung, seperti jalan dan sarana lainnya, dapat memberikan kenyamanan bagi pengunjung.”
Selain itu, pemerintah juga memberikan perhatian khusus pada pengembangan program pariwisata berbasis budaya dan kearifan lokal.
“Kami tidak hanya fokus pada infrastruktur fisik, tetapi juga pada kearifan lokal dan keberlanjutan. Kerjasama antardinas dalam pengembangan program pariwisata berbasis budaya menjadi hal yang sangat penting,” tegasnya.
Optimalisasi alokasi anggaran, terutama untuk proyek-proyek yang mendukung sektor pariwisata, menjadi fokus Bupati Kutim, Ardiansyah Sulaiman.
Dengan koordinasi yang efektif antar-dinas dan pemanfaatan anggaran yang bijak, pemerintah Kutim berharap dapat meningkatkan potensi pariwisata daerah, menciptakan lapangan kerja, dan memberikan manfaat ekonomi yang signifikan bagi masyarakat setempat.
Sinergi antar dinas dan fokus pada pengembangan sektor pariwisata menjadi pilar utama dalam upaya ini.(Adv/DPRD Kutim)
