Groundbreaking Pembangunan Proyek Drainase, Jimmi Ajak Masyarakat Jaga Bersama

Wakil Ketua Komisi C DPRD Kutim Jimmy.

Sangatta – Wakil Ketua Komisi C DPRD Kutai Timur (Kutim), Jimmi, mengajak warga untuk turut serta dalam menjaga stabilitas drainase guna memastikan fungsinya yang optimal.

Pernyataan ini disampaikan menyusul groundbreaking pembangunan empat proyek drainase oleh Bupati Kutim, Ardiansyah Sulaiman, di wilayah Kecamatan Sangatta Utara dan Sangatta Selatan.

Proyek-proyek tersebut melibatkan anggaran signifikan, seperti drainase Jalan Kabo senilai Rp 28 miliar, drainase Jalan Dayung, Sidodadi, Ilham Maulana hingga Singa Gembara dengan alokasi Rp 40 miliar, serta drainase di Jalan HM Ardan Kecamatan Sangatta Selatan senilai Rp 35 miliar.

Proyek terakhir adalah pembangunan saluran drainase di Jalan APT Pranoto-Wolter Mongonsidi dengan biaya Rp 25 miliar.

Jimmi, politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS), menekankan pentingnya peran aktif masyarakat dalam menjaga kebersihan dan fungsi optimal drainase.

“Mengingat curah hujan tinggi di Kutim dan sekitarnya, masalah banjir dan genangan air di daerah padat penduduk dapat diatasi dengan sistem drainase yang baik,” kata Jimmi, Selasa (14/11/2023).

Dalam upayanya mencegah sumbatan drainase akibat sampah, Jimmi mengimbau agar masyarakat tidak membuang sampah sembarangan, terutama di saluran drainase.

“Selain berkontribusi pada kelancaran aliran air, tindakan ini juga dianggap sebagai langkah nyata dalam menjaga kebersihan lingkungan dan mencegah penyebaran penyakit,” terangnya.

Wakil Ketua Komisi C DPRD Kutai Timur ini berharap adanya kesadaran kolektif dari masyarakat untuk bersama-sama menjaga kebersihan lingkungan.

“Dengan demikian, diharapkan dapat menghindarkan pemukiman masyarakat dari genangan air yang kerap terjadi akibat cuaca ekstrem,” harapnya.

Jimmi juga menekankan bahwa DPRD telah memastikan pembangunan ini dilakukan, dan kini masyarakat diharapkan dapat memanfaatkan infrastruktur drainase yang telah dibangun.(Adv/DPRD Kaltim)