Jurnaltoday.co – Salah satu tradisi sakral yang ada di tengah masyarakat Kutai salah satunya Erau Adat Kutai.
Yang mana kegiatan ini akan digelar pada 21-29 September mendatang di Tenggarong.
Sebagai warisan turun-temurun Kesultanan Kutai Kartanegara Ing Martadipura, Erau bukan hanya sekadar ritual adat, tetapi juga sebagai perwujudan jati diri dan kebanggaan daerah.
Dalam hal ini, kepala DPMD atau Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kabupaten Kutai Kartanegara, Arianto, tegaskan dukungan penuh terhadap pelaksanaan kegiatan tersebut.
“Erau adalah momentum menjaga, melestarikan, dan melaksanakan tradisi adat Kutai. Pemerintah daerah sudah hadir dan memberikan kontribusi nyata, baik dalam pembinaan maupun dukungan anggaran yang sebagian besar dibiayai melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan,” ungkapnya, pada Kamis (11/9/2025).
Arianto, berpendapat bahwa seluruh persiapan kegiatan berjalan lancar melalui koordinasi antara panitia pelaksana, pemerintah daerah, serta pihak Kesultanan Kutai Kartanegara Ing Martadipura.
“Alhamdulillah, tidak ada kendala berarti. Kami ikut rapat, dan semuanya berjalan baik. InsyaAllah, jika tidak ada halangan, Menteri Pariwisata juga akan hadir langsung menyaksikan kegiatan Erau di Tenggarong,” jelasnya.
DPMD Kukar juga menunjukkan dukungannya dengan berperan dalam menyebarluaskan informasi tentang kegiatan Erau ke seluruh desa dan kelurahan di Kukar.
Langkah ini diambil guna menarik masyarakat agar berpartisipasi aktif sekaligus turut menyukseskan pelaksanaan tradisi tersebut.
“Semua desa sudah diinformasikan terkait agenda ini. Selain ritual adat, Erau juga akan diramaikan dengan berbagai lomba, hiburan, serta kegiatan kebudayaan lain yang melibatkan masyarakat secara luas,” tambahnya.
Dalam hal ini, panitia penyelenggara juga sudah menerbitkan surat resmi kepada perangkat desa dan kecamatan guna memastikan sinergi lintas sektor.
Keterlibatan berbagai elemen ini diharapkan mampu memperkuat kolaborasi dan memperlancar jalannya pelaksanaan acara adat.
Dengan adanya dukungan dari berbagai pihak, Erau tahun ini diharapkan bisa menjadi perayaan budaya yang tidak hanya meriah, tetapi juga memperkuat semangat pelestarian nilai-nilai adat.
Arianto juga tegaskan bahwa dalam hal ini DPMD Kukar akan terus berada di barisan pendukung untuk setiap kegiatan kebudayaan yang menjadi warisan leluhur masyarakat Kutai.
“Prinsipnya, kami di DPMD Kukar selalu mendukung dan mendoakan agar Erau berjalan lancar, sukses, serta memberi manfaat luas. Karena bagi masyarakat Kutai, Erau adalah ritual sakral yang wajib dilaksanakan setiap tahun,” tutupnya.
