Banjir Pasir di Kanaan, Joni Beri Catatan

Anggota DPRD Kota Bongang, Joni Alla Padang (hitam) saat meninjau lokasi banjir pasir di RT 1 Kanaan, Bontang Barat.

JURNALTODAY.CO, BONTANG – Anggota DPRD Kota Bontang Joni Alla Padang beri catatan khusus saat meninjau lokasi banjir pasir di Kanaan, Bontang Barat, Kamis (15/1/2026).

Menurutnya, langkah penyelesaian secara terukur harus dilakukan. Langkah awal yang wajib dilakukan dengan membereskan persoalan di wilayah atas.

“Kalau di atas tidak diselesaikan, di sini mau dibersihkan bagaimana pun tetap akan terulang,” ungkapnya saat meninjau lokasi banjir pasir di RT 1 Kelurahan Kanaan.

Joni mengungkapkan hasil peninjauan dan analisis foto udara yang dia terima, bahwa adanya perubahan arah aliran air dikarenakan penggalian di kawasan atas.

Terkait masalah ini, Joni mendorong adanya kerja sama antara eksekutif dan legislatif dalam mencari solusi.

“Kalau persoalan seperti ini dibiarkan berulang, citra pemerintah juga tidak akan baik. Kita bicara Bontang sejahtera, tetapi warganya justru terbaikan,” tekan Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Bontang itu.

Bacaan Lainnya

Soroti Kesiapsiagaan Penanganan Bencana

Dalam kunjungannya ke lokasi banjir pasir di Kanaan, Joni juga menyoroti ketidaksiapan Dinas Pekerja Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) dalam melakukan penanganan.

Joni membeberkan saat dirinya melakukan koordinasi dengan instansi tersebut, DPUPR mengatakan tidak memiliki operator guna mengoperasikan alat berat yang ada.

“Tidak punya towing, tidak punya operator, tidak punya solar. Masa sekelas penanganan bencana kondisinya seperti ini,” bebernya.

Terkait hal itu, legislator dapil Bontang Barat itu pun sempat menawarkan solusi dengan menanggung biaya operasional yang berasal dari kantong pribadinya.

“Solar saya tanggung. Operator saya gaji, yang penting ada alat dulu kesini, ada aksi,” tukasnya.(*)