JURNALTODAY.CO, SAMARINDA – Andi Satya Adi Saputra bekerja sama dengan Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (DPKH) Kalimantan Timur (Kaltim) menyalurkan bantuan aspirasinya berupa 58 ekor sapi kepada dua kelompok tani di kawasan Jalan Trek Dayung Sukorejo, Kelurahan Lempake, Kota Samarinda, Rabu (14/10/2026).
Total 58 ekor sapi itu diperuntukkan pada dua kelompok tani sebagai penerima bantuan, yakni Kelompok Tani Jaya Makmur dan Kelompok Tani Bina Mulya Tani.
Kata legislator Golkar itu, bantuan yang diserahkan berasal dari alokasi dana aspirasi legislatif yang memang diperuntukkan langsung kepada peternak di tingkat tapak agar berdampak pada peningkatan taraf hidup masyarakat.
“Kami dari DPRD Provinsi Kalimantan Timur tentu berkeinginan bahwa setiap program yang dilaksanakan oleh Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur adalah betul-betul program yang tepat sasaran dan tepat guna,” ungkap dr. Adi, sapaannya.
Dia menegaskan bahwa setiap rupiah yang dibelanjakan oleh pemerintah harus betul-betul pemanfaatannya dikeluarkan untuk kepentingan masyarakat.
Andi Satya menjelaskan bahwa komitmen peternak dalam memaksimalkan bantuan tersebut menjadi tolak ukur keberhasilan program ini.
“Bukan dari jumlah berapa ternak yang dikasihkan saat ini, keberhasilannya bukan di situ. Tapi keberhasilannya adalah bagaimana ternak yang ada saat ini nanti kita bisa kembang biakkan menjadi ternak yang lebih banyak lagi,” jelasnya.
Andi Satya turut menjelaskan bahwa pengucuran program bantuan bibit ternak sejenis diproyeksikan akan mengalami penyesuaian pada tahun Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2027 mendatang akibat adanya prediksi efisiensi ruang fiskal daerah. Oleh karena itu, penguatan program baru akan kembali dibuka saat anggaran melonggar.
“Di tahun 2027 kan kita sudah mendapatkan prediksi forecast anggaran kita akan berkurang. Tentu akan difokuskan pada kegiatan yang esensial, standar pelayanan minimal masyarakat itu terutama nanti kegiatan-kegiatan yang betul-betul dirasakan perlu oleh pemerintah. Nah, kita berharap 2028 pada saat nanti fiskal sudah lebih longgar, ya kita bisa lakukan lagi,” paparnya.
Di tempat yang sama, Kepala Bidang (Kabid) Pembiatan dan Budidaya Peternakan DPKH Kaltim, Ihyan Nizam, menjelaskan seluruh sapi bantuan didatangkan langsung dari Bali guna mendorong penguatan populasi ternak lokal. Langkah ini diambil mengingat sekitar 70 persen kebutuhan daging sapi di Kaltim masih bergantung pada pasokan luar daerah.
“Kelompok ini sebelum dipilih itu ada namanya verifikasi. Jadi verifikasi kelompok itu, nama-nama yang diusulkan kita lihat ke lokasi, betul kah ada kelompoknya. Jadi ada beberapa kelompok memang yang masuk, tapi yang berdasarkan tim itu yang lolos verifikasi yang memang layak,” kata Ihyan Nizam.
Ihyan juga mengimbau para peternak agar merawat fasilitas bibit unggul tersebut sesuai standar operasional penanganan ternak dan segera berkoordinasi dengan petugas medis DPKH Kaltim jika menemukan kendala kesehatan di lapangan.
Sementara itu, Ketua Kelompok Tani Bina Mulya Tani, Saptono, menyampaikan apresiasinya atas pengucuran bantuan aspirasi dewan tersebut dan berkomitmen menjaga kepercayaan pemerintah daerah.
“Alhamdulillah ini namanya rezeki. Jadi insyaallah kami selaku penerima akan mempertahankan ini dan memperbanyak, mengembangkan ini supaya jadi lebih bagus, agar kelompok kami bisa dipercaya di tahun-tahun berikutnya,” pukas Saptono.
Adapun masing-masing kelompok menerima alokasi sebanyak 29 ekor sapi, yang terdiri atas 26 ekor sapi betina dan 3 ekor sapi jantan, sehingga total bantuan yang dikucurkan mencapai 58 ekor.(*)
