Sepanjang 2022 DBD di Bontang Capai 260 Kasus, Tiga Meninggal Dunia 

Kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) di Kota Bontang mencapai 260 kasus di tahun 2022 ( foto : ilustrasi )

BONTANG – Kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) di Kota Bontang mencapai 260 kasus di tahun 2022. Tiga penderita di antaranya bahkan meninggal dunia.

Dari 15 kelurahan di Bontang, Kelurahan Berbas Tengah menduduki peringkat pertama kasus tertinggi, dengan jumlah 39 kasus DBD.

Kelurahan Tanjung Laut dengan 34 kasus, menyusul Kelurahan Tanjung Laut Indah 29 orang. Kelurahan Api-api 27 kasus DBD, Lok Tuan dan Telihan 24 kasus. Belimbing dan Gunung Elai 17 kasus, Bontang Baru 16, Satimpo 13, Berebas Pantai sembilan kasus.

“Di Kelurahan Gunung Elai, Gunung Telihan, dan Kelurahan Tanjung Laut Indah ada satu kasus masing-masing yang meninggal ,” ucap Kepala Seksi Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular (P2P) Dinas Kesehatan (Dinkes) Bontang, Asniwati, Jum’at (15/7/2022) kemarin.

Sementara itu, untuk Bontang Kuala dan Kanaan ada tambahan empat kasus. Ditambah Guntung dua kasus , terakhir Bontang Lestari satu kasus. Asniwati menambahkan kasus DBD 2021 lalu ada sebanyak 588 kasus dan tiga diantaranya meninggal dunia. Untuk itu, ia mengingatkan warga Bontang untuk bisa menjaga kebersihan lingkungan sekitar dan rutin melakukan 3M.

“Masyarakat juga harus rutin menerapkan Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) dengan melakukan pemantauan jentik. Jadi untuk pencegahan bukan hanya dengan fogging,” ucapnya. (*)