DKP3 Bontang Perkuat Pencegahan Stunting Lewat Program Ketahanan Pangan Keluarga

Sekretaris DKP3 Bontang, Debora Kristiani (kanan).

JURNALTODAY.CO, BONTANG – Dinas Ketahanan Pangan, Perikanan, dan Pertanian (DKP3) Kota Bontang terus mengambil peran dalam upaya percepatan penurunan stunting melalui penguatan ketahanan pangan keluarga.

Komitmen tersebut disampaikan Sekretaris DKP3 Bontang, Debora Kristiani, saat menghadiri pembukaan kegiatan Operasi Timbang Serentak yang berlangsung di ruang rapat lantai 2 DPMPTSP Bontang, Selasa (9/6/2026).

Debora mengatakan, salah satu kontribusi DKP3 dalam penanganan stunting dilakukan melalui edukasi kepada masyarakat mengenai pentingnya konsumsi pangan bergizi yang berasal dari lingkungan sekitar.

Menurutnya, pemenuhan gizi keluarga menjadi faktor penting dalam mencegah stunting sejak dini.

“Peran kami dalam penanganan stunting adalah memberikan edukasi kepada masyarakat terkait konsumsi pangan bergizi serta pemanfaatan sumber pangan yang ada di sekitar rumah tangga,” ujarnya.

Ia menjelaskan, DKP3 memiliki inovasi bertajuk Bessai Berinta atau Bersama Atasi Stunting dan Inflasi Bertani Terintegrasi.

Bacaan Lainnya

Program tersebut mendorong masyarakat untuk memanfaatkan pekarangan rumah sebagai sumber pangan keluarga melalui budidaya tanaman, perikanan, maupun peternakan skala rumah tangga.

Melalui program itu, masyarakat diedukasi untuk menanam berbagai jenis sayuran dan tanaman pangan yang dapat memenuhi kebutuhan gizi keluarga sehari-hari.

Selain itu, DKP3 juga mendorong budidaya ikan serta peternakan sederhana seperti ayam petelur yang hasilnya dapat langsung dikonsumsi oleh keluarga.

“Harapannya, melalui pemanfaatan pekarangan ini kebutuhan pangan keluarga dapat terpenuhi secara mandiri, sehingga mendukung pencegahan stunting sekaligus memperkuat ketahanan pangan rumah tangga,” jelasnya.

Menurutnya, pendekatan berbasis ketahanan pangan menjadi salah satu langkah strategis dalam mendukung program pemerintah menekan angka stunting. Dengan ketersediaan pangan yang cukup dan bergizi di tingkat keluarga, risiko kekurangan gizi pada anak dapat diminimalkan.

Debora menambahkan, sebagai perangkat daerah yang membidangi sektor pertanian, perikanan, dan ketahanan pangan, DKP3 akan terus bersinergi dengan berbagai pihak dalam mendukung upaya pencegahan stunting di Kota Bontang.

Edukasi dan pendampingan kepada masyarakat akan terus dilakukan agar pola konsumsi pangan bergizi dapat menjadi kebiasaan yang berkelanjutan.

“Kami berharap masyarakat semakin sadar pentingnya memanfaatkan potensi yang dimiliki di lingkungan sekitar untuk memenuhi kebutuhan gizi keluarga. Dengan begitu, upaya pencegahan stunting bisa dilakukan secara bersama-sama dan berkelanjutan,” pungkasnya.(ADV/Ir)