Jalan Sehat RT 12 Segendis Gaungkan Semangat Bontang Sehat, Pemkot Paparkan Capaian Pembangunan 2025

Suasana jalan sehat yang digelar warga RT 12 Segendis, Bontang Lestari.

JURNALTODAY.CO, BONTANG – Semangat kebersamaan warga dan kepedulian terhadap kesehatan kembali terlihat dalam kegiatan jalan sehat yang digelar warga RT 12 Segendis, Bontang Lestari, Minggu (9/11/2025).

Dimulai dari kawasan Wana Khatulistiwa, peserta menempuh lintasan sepanjang 5 kilometer pulang-pergi. Kegiatan semakin meriah dengan adanya door prize, bazar sembako murah, serta aksi donor darah yang melibatkan warga dan relawan kemanusiaan.

Mewakili Wali Kota Bontang, Neni Moerniaeni, Lurah Bontang Lestari Muhammad Akbar Aditya menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Menurutnya, jalan sehat bukan hanya momentum olahraga rutin, melainkan bentuk nyata kekompakan sosial yang menjadi ciri khas masyarakat Bontang.

“Kegiatan seperti ini bukan sekadar olahraga pagi. Lebih dari itu, inilah semangat Bontang Sehat dan peduli sesama,” ujarnya.

Ia menilai, donor darah yang digelar dalam rangkaian acara mencerminkan budaya gotong royong yang terus mengakar kuat di tengah mmasyarakat

“Ini adalah bentuk kepedulian yang sederhana, tapi sangat berarti bagi mereka yang membutuhkan. Budaya seperti ini harus terus dirawat,” tambahnya.

Bacaan Lainnya

Dalam kesempatan yang sama, Muhammad Akbar memaparkan sejumlah capaian pembangunan Pemkot Bontang hingga November 2025. Di bidang pendidikan, Pemkot telah membagikan 3.000 tablet untuk pelajar sebagai dukungan menghadapi era digital.

Pada sektor kesehatan, angka stunting turun dari 27 persen pada 2023 menjadi 17 persen pada 2025, didukung digitalisasi Posyandu dan peningkatan kapasitas kader kesehatan.

Ia juga menyoroti peningkatan kesejahteraan perangkat masyarakat. Insentif Ketua RT kini meningkat menjadi Rp2 juta per bulan, kader Posyandu Rp1 juta, dan pegiat agama Rp2 juta. Tahun depan, Pemkot akan meluncurkan program Pro-RT yang memberikan anggaran Rp200 juta kepada setiap RT untuk pengembangan lingkungan secara mandiri.

Di bidang infrastruktur, pemerintah mempercepat penanganan banjir di Tanjung Laut dan Bontang Kuala melalui pembangunan polder, revitalisasi waduk, serta penguatan sistem drainase. Upaya ini sekaligus menciptakan kawasan yang dapat dimanfaatkan sebagai ruang rekreasi warga.

Akbar juga mengajak masyarakat menjaga kebersihan lingkungan melalui gerakan Sampahku Tanggung Jawabku. Menurutnya, pembangunan hanya dapat berhasil jika warga dan pemerintah berjalan beriringan.

“Kota ini tidak akan kuat tanpa warganya yang bersatu. Mari terus bergandengan tangan mewujudkan Bontang sebagai kota jasa dan industri yang maju, sejahtera, dan berkelanjutan sebagai mitra IKN,” tegasnya. (Adv/Arf)