Wali Kota Neni Tegaskan SDM Sehat Jadi Fondasi Pembangunan Bontang

Wali Kota Bontang, Neni Moerniaeni saat membuka Gerakan Posyandu Aktif dalam rangka Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke-61 di BPU Kelurahan Kanaan.

JURNALTODAY.CO, BONTANG — Wali Kota Bontang Neni Moerniaeni menegaskan bahwa kualitas sumber daya manusia (SDM) yang sehat merupakan fondasi utama dalam mewujudkan pembangunan daerah.

Hal tersebut disampaikannya saat membuka kegiatan Gerakan Posyandu Aktif dalam rangka Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke-61 di BPU Kelurahan Kanaan, Kamis (13/11/2025).

Dalam sambutannya, Neni menyebutkan bahwa visi pembangunan Kota Bontang tahun 2025–2029 adalah menjadi kota industri dan jasa yang maju, sejahtera, dan berkelanjutan sebagai mitra Ibu Kota Nusantara (IKN). Namun, visi tersebut dinilai tidak akan tercapai tanpa dukungan manusia yang unggul, sehat, dan bebas dari stunting.

“SDM yang berdaya saing, fondasinya adalah SDM yang sehat dan bebas stunting,” tegasnya.

Ia menilai Posyandu memiliki peran strategis dalam mendorong transformasi sosial menuju masyarakat sehat. Para kader Posyandu disebut sebagai garda terdepan pelayanan dasar yang mencakup seluruh siklus kehidupan, mulai dari ibu hamil, bayi, balita, remaja, hingga lansia.

“Kader Posyandu adalah jantung dari program kesehatan kita. Mereka memastikan tidak ada satu pun warga yang tertinggal,” ujarnya.

Bacaan Lainnya

Berdasarkan data Dinas Kesehatan Kota Bontang, kerja keras para kader Posyandu telah memberikan dampak signifikan dalam menurunkan angka stunting. Dalam dua tahun terakhir, prevalensi stunting berhasil ditekan dari 27 persen menjadi 17 persen. Neni menyebut capaian tersebut sebagai bukti nyata keberhasilan kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat.

“Bontang tidak akan pernah maju tanpa manusia yang kuat dan sehat,” kata Neni.

Ia pun memastikan pemerintah akan terus memperkuat dukungan terhadap Posyandu, baik berupa peningkatan sarana maupun kesejahteraan kader. Kegiatan Gerakan Posyandu Aktif ini disebutnya sebagai simbol komitmen pemerintah dalam membangun generasi emas Bontang yang sehat, cerdas, dan berdaya saing.

“Pembangunan bukan hanya soal infrastruktur, tapi juga investasi pada manusia. Dan investasi terbaik adalah memastikan rakyatnya sehat,” tutupnya. (adv/arf)