Bung Karno di Sanga-Sanga

Peresmian patung Bung Karno di Sanga-Sanga, Kutai Kartanegara.

JURNALTODAY.CO, DAERAH – Dalam catatan sejarah republik, nama Sanga-Sanga ditulis sebagai salah satu daerah yang memiliki catatan pertempuran yang heroik. Dikenal dengan nama Peristiwa Perjuangan Merah Putih 27 Januari 1947. Persitiwa itu selanjutnya diabadikan dalam Monumen Perjuangan Peristiwa Merah Putih.

Sanga-Sanga dan sejarah perjuangannya semakin melekat di hati warga tatkala di tengah-tengah Ruang Terbuka Hijau (RTH) berdiri kokoh patung dengan total tinggi 12,5 meter. Menampilkan sosok sang proklamator, sekaligus Presiden pertama Republik Indonesia, Sukarno.

“Patung Bung Karno kini sudah berdiri tegak di Sanga-Sanga. Kami tidak ingin hanya berdiri tanpa makna dan keberlanjutan,” ucap Rendi Solihin, Wakil Bupati Kutai Kartanegara dalam acara peresmian, Selasa (27/1/2026).

Kata Rendi, ini adalah patung tertinggi kelima di Indonesia. Materialnya campuran tembaga dan perunggu. Menampilkan visualisasi identik lengkap Bung Karno, dari kopiah hingga jas. Berdiri kokoh mengapit tongkat komando.

Djarot Saifull Hidayat, mewakili keluarga besar Bung Karno menampakkan kekagumannya atas karya ini. Menurutnya, patung Bung Karno di Sanga-Sanga ini tertinggi di luar Pulau Jawa.

“Tingginya hanya terpaut sekitar 10 sentimeter dari patung Bung Karno yang ada di Bandara Soekarno-Hatta,” ungkapnya.

Bacaan Lainnya

Sementara itu Wakil Ketua DPRD Provinsi Kalimantan Timur, Ananda Emira Moeis yang turut hadir dalam agenda tersebut menyampaikan apresiasinya. Bagi dia, keberadaan patung Bung Karno di Sanga-Sanga tentu menjadi pengingat bagi generasi muda.

“Adanya patung Bapak Bangsa Indonesia, Bung Karno, harapan kita ini menjadi pengingat bagi anak-anak muda, khususnya di Kukar dan Kaltim, untuk mempelajari serta meneladani perjuangan beliau bagi bangsa Indonesia,” kata politisi yang juga menjabat sebagai Sekretaris DPD PDI Perjuangan Kaltim itu.

Diketahui, pembangunan RTH di Sanga-Sanga berikut dengan patung Bung Karno ini telah dimulai sejak dua tahun lalu. Pemkab Kukar berkomitmen untuk terus melengkapi kawasan tersebut dengan berbagai fasilitas penunjang, seperti pembangunan mushola, kios UMKM, serta peningkatan infrastruktur jalan(*)