Borneo dan Persib Kompak Curi Poin Penuh

Selalu tampil sebagai pemain kunci, Kali ini Mariano Peralta (hitam) sumbang satu gol dan satu umpan yang sukses menjadi gol untuk Borneo FC Samarinda saat bertandang ke markas Madura United.

JURNALTODAY.CO, OLAHRAGA – Dua tim kandidat juara BRI Super League berhasil mengamankan jalur menuju juara usai menyelesaikan laga Pekan 26 dengan kemenangan, Minggu (5/4/2026) malam.

Persib Bandung dan Borneo FC Samarinda tampil meyakinkan meski bermain di kandang lawan. Persib melawat ke Padang, sementara Borneo menyeberang ke Pulau Madura.

Persib Bandung vs Semen Padang

Menjadi tamu bagi klub yang tengah berjuang keluar dari zona degradasi, Persib tahun betul lawannya akan bertarung habis-habisan. Untuk itu, Maung Bandung tidak punya alasan untuk bermain santai.

Persib bermain menyerang sejak awal laga. Gol berhasil mereka dapatkan melalui Ramon de Andrade Souza di menit 32. Gol itu mengamankan Persib hingga peluit akhir babak pertama dibunyikan.

Memasuki babak kedua, Persib tidak mengendorkan serangan, tidak juga lengah menghadapi serangan yang dilancarkan tuan rumah.

Bacaan Lainnya

Menit 70, Persib merayakan gol kedua mereka. Ramon berhasil mencetak brace dalam laga ini. Dua gol yang penting dalam mempertahankan posisi puncak yang saat ini mereka tempati. Skor berakhir 0-2. Persib berjaya di puncak, sementara Semen Padang terbenam di zona degradasi.

Borneo FC Samarinda Curi Poin di Madura

Pada laga lainnya, Borneo FC Samarinda bertandang ke Gelora Bangkalan, Madura. Berstatus sebagai tim tamu tidak membuat Pesut Etam malu-malu untuk menang.

Terlihat dari gol cepat yang berhasil disarangkan Koldo Obieta saat dua menit laga baru berjalan. Memanfaatkan serangan balik cepat, umpan silang Mariano Peralta berhasil diselesaikan oleh pemain yang baru bergabung dengan Pesut Etam di awal putaran kedua itu.

Unggul 0-1 Borneo terus berusaha ingin menambah gol. Beberapa Kali pemain-pemain mereka melepaskan tembakan spekulasi namun belum mampu menambah skor. Sementara Madura United, meski hanya sesekali mendapat peluang, namun mampu membuat Nadeo jungkir balik di bawah mistar gawang Borneo.

Pada akhirnya, Nadeo dipaksa memungut bola dari gawangnya sendiri. Sepak pojok Jordy Wehrmann di menit 42 salah diantisipasi pemain belakang Borneo FC, Christophe Nduwarugira. Bermaksud menghalau bola, namun justru meluncur ke gawang sendiri. 1-1 skor bertahan hingga turun minum.

Di babak kedua, Borneo terus melakukan tekanan. Mencari celah pada rapatnya pertahanan tuan rumah. Dan itu berhasil mereka dapatkan. Lagi-lagi gol Borneo dicetak oleh Koldo Obieta. Kali ini memanfaatkan umpan lambung dari Juan Villa. Sundulan Obi masuk tanpa halangan. Skor 1-2.

Selanjutnya, laga berlangsung mash dengan tempo yang cepat. Kedua tim terus berusaha mendapatkan gol tambahan. Sial bagi tuan rumah, mereka semakin dipermalukan di hadapan pendukung mereka usai Mariano Peralta menutup laga dengan gol ketiga bagi Borneo FC Samarinda. Skor 1-3 mengkahiri laga.

Dengan hasil ini, Borneo menempel ketat Persib Bandung di dua besar. Sementara bagi Madura United, Kekalahan ini memperpanjang rentetan kekalahan mereka dan totap berada di zona degradasi.

Persaingan menuju juara masih terbuka. Dua klub papan atas, Persib Bandung dan Borneo FC Samarinda terus menunjukkan hasil baik. Terlebih, mereka berhasil menjauh dari klub yang membayangi mereka, Persija Jakarta di peringkat tiga, usai macan kemayoran tumbang saat melawat ke Lampung.(*)